Panduan Berobat ke Malaysia 2021

Panduan Berobat ke Malaysia – Update April 2022

Per 1 April 2022, border (perbatasan) Malaysia sudah dibuka.. Sudah bisa medical check up, kontrol dokter, ataupun yang ingin melakukan tindakan medis tertentu (operasi, kemoterapi, radiasi, IVF, dll). Tidak ada batasan pendamping.

Bagi pasien yang berencana berobat ke Malaysia untuk saat ini, silahkan ikuti panduan di bawah ini.

Panduan Berobat Ke Malaysia Bebas Karantina - Update April 2022

Infokan dokter dan rumah sakit di Malaysia yang akan dituju kepada tim berobatmalaysia.com . 

Jika Anda belum memiliki rekomendasi, kami siap membantu untuk merekomendasikan dokter dan rumah sakit yang sesuai dengan keluhan medis Anda.

Ada beberapa rumah sakit di Malaysia yang sudah bisa terima pasien Indonesia & menjadi rujukan ketika berobat yakni :

  1. Mahkota Medical Centre, Melaka
  2. Regency Specialist Hospital, Johor Bahru

Sebelum memutuskan berobat ke Malaysia, Anda WAJIB membuat temu janji dengan dokter untuk menghindari dokter cuti, fullin booked, atau jadwal operasi dokter.

Jangan beli tiket transportasi sebelum membuat temu janji.

Cara Buat Temu Janji dengan Dokter Di Malaysia :

  1. Infokan dokter spesialis & rumah sakit yang dituju serta rencana keberangkatan ke Malaysia
  2. Tim berobatmalaysia.com akan mengecek jadwal dokter yang Anda tuju. Jika dokter ada, silahkan lampirkan foto paspor pasien + pendamping ke WhatsApp kami di 081-217208261
  3. Jika dokter tidak ada/cuti, kami akan menginfokan jadwal available dokter yang paling dekat dengan rencana keberangkatan Anda

Setelah buat temu janji telah dikonfirmasi, Anda bisa melakukan pemesanan tiket transportasi menuju Malaysia.

  • Penerbangan langsung (direct flight) ke Kuala Lumpur bisa dari kota Jakarta, Surabaya, & Medan.
  • Penerbangan langsung (direct flight) ke Johor Bahru bisa dari kota Jakarta. Jika ingin naik kapal/ferry, bisa dari Pelabuhan Batam Centre menuju Pelabuhan Stulang Laut ataupun Pelabuhan Pasir Gudang

Pemesanan tiket transportasi & hotel bisa dilakukan secara online ataupun bisa kami bantu

Per 22 November 2021, pasien dan pendamping yang akan berobat ke Malaysia diwajibkan membeli asuransi perjalanan untuk perlindungan Covid-19, bisa dibeli secara online.

Bagi Anda yang telah memiliki asuransi dan mengcover rawatan covid-19 dengan minimal nilai tanggungan RM 100.000, tidak perlu membeli lagi, cukup melampirkan surat keterangan/referensi saja.

Note : Jika kesulitan dalam melakukan pembelian asuransi, kami bisa membantu

Install & registrasi aplikasi mysejahtera serta upload sertifikat vaksin ke dalam aplikasi tsb.

Maksimal 3-5 hari sebelum keberangkatan ke Malaysia, isi pre-departure form pada aplikasi MySejahtera.

Note : Jika kesulitan dalam menggunakan aplikasi MySejahtera akan dibantu oleh tim kami

2×24 Jam sebelum keberangkatan ke Malaysia, lakukan PCR di Rumah Sakit atau Lab yang telah terdaftar di kementerian Kesehatan Indonesia.

Kemudian, upload hasil negatif PCR ke traveller card di dalam aplikasi MySejahtera

Syarat Berobat Ke Malaysia 2022

Sebelum keberangkatan, harap membawa dokumen-dokumen berikut dalam bentuk print out/cetak :

  • Hasil PCR
  • Bukti polis asuransi perjalanan untuk perlindungan Covid-19
  • Sertifikat vaksin
  • Traveller Card (Ditunjukkan di HP, ada pada aplikasi MySejahtera)
Berobat Ke Malaysia Tanpa Karantina

FAQ

Berikut Pertanyaan yang sering ditanyakan Pasien Indonesia Sebelum Berobat Ke Malaysia

Tetap bisa berobat ke Malaysia, tapi harus karantina

Per April 2022, sudah tidak ada batasan pendamping

Per 22 November 2021, pasien dan pendamping yang akan berobat ke Malaysia diwajibkan membeli asuransi perjalanan untuk perlindungan Covid-19, bisa dibeli secara online.

Bagi Anda yang telah memiliki asuransi dan mengcover rawatan covid-19 dengan minimal nilai tanggungan RM 100.000, tidak perlu membeli lagi, cukup melampirkan surat keterangan/referensi saja.

Note : Jika kesulitan dalam melakukan pembelian asuransi, kami bisa membantu

Bisa tanpa karantina, asalkan 2×24 jam sebelum keberangkatan anak di bawah usia 17 tahun harus PCR.

Sesampainya di Malaysia, usia 7-17 tahun wajib RTK Antigen, sedangkan usia 6 tahun ke bawah tidak perlu

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email